Chery Jetour Traveller C-DM Meluncur 17 November: SUV Hybrid Tangguh dengan Tiga Motor Listrik 340 kW

Jetour Traveller C-DM Siap Menggebrak Pasar SUV Hybrid

Chery melalui submerek Jetour kembali memperluas portofolionya di segmen SUV dengan meluncurkan Jetour Traveller C-DM, model plug-in hybrid (PHEV) terbaru yang akan resmi debut pada 17 November 2025 di Tiongkok.

Model ini sebelumnya dikenal sebagai Shanhai T2, namun kini hadir dengan nama baru sebagai bagian dari strategi rebranding Jetour yang menekankan konsistensi antara lini kendaraan petualang dan elektrifikasi.

Traveller C-DM menjadi langkah penting bagi Jetour dalam memperkuat citra sebagai SUV tangguh bertenaga ramah lingkungan, sekaligus menjawab tren pasar global menuju kendaraan hybrid dan listrik penuh.

 

Desain dan Dimensi: Gaya Petualang yang Modern

 

 

Secara tampilan, Jetour Traveller C-DM mempertahankan desain khas SUV boxy ala Jetour Traveller series, tetapi kini hadir lebih modern dan agresif.

Perubahan paling menonjol terlihat pada lampu belakang vertikal transparan, ban cadangan bergaya side-hinged, dan grafis bumper belakang yang lebih tegas. Jetour juga menyederhanakan area fog lamp, serta menghilangkan bilah vertikal pada gril depan untuk tampilan lebih bersih dan aerodinamis.

Interiornya diperkirakan akan membawa nuansa premium futuristik, dengan opsi atap hitam, panoramic sunroof, kaca privasi di bagian belakang, serta side step untuk varian long-wheelbase.

Menurut data MIIT (Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok), dimensi Traveller C-DM sedikit lebih panjang dibanding pendahulunya. Hal ini memberikan ruang kabin yang lebih lega dan kenyamanan ekstra bagi penumpang di baris kedua dan ketiga.

 

Performa Mesin Hybrid: Tiga Motor Listrik, Tenaga 456 HP

 

 

Di balik bodinya yang gagah, Traveller C-DM mengusung sistem hibrida plug-in dengan konfigurasi tiga motor listrik—dua di depan dan satu di belakang—yang bekerja bersama mesin bensin 1.5 T direct-injection bertenaga 115 kW.

Gabungan tenaga tersebut menghasilkan daya puncak 340 kW (sekitar 456 hp) dan torsi 700 Nm, menjadikannya salah satu SUV PHEV terkuat di kelasnya.

Seluruh tenaga disalurkan melalui transmisi hibrida 3-percepatan (3-speed DHT) dan sistem penggerak semua roda (XWD AWD). Teknologi ini memungkinkan distribusi tenaga yang optimal di berbagai kondisi jalan—baik di aspal perkotaan maupun medan off-road ringan.

Keseimbangan antara efisiensi bahan bakar dan performa eksplosif menjadi nilai jual utama Traveller C-DM dibanding kompetitornya di segmen hybrid SUV.

 

Kapasitas Baterai dan Jarak Tempuh

Jetour menyediakan dua pilihan baterai untuk Traveller C-DM:

  • 26,7 kWh: mampu menempuh jarak hingga 120 km dengan tenaga listrik penuh.
  • 43,24 kWh: memberi jangkauan EV hingga 208 km (siklus CLTC).

Kombinasi mesin bensin dan baterai besar ini memberikan fleksibilitas bagi pengemudi—bisa digunakan harian dengan mode listrik murni, dan tetap siap untuk perjalanan jauh tanpa kekhawatiran kehabisan daya.

Selain itu, sistem manajemen energi pintar Jetour memastikan transisi halus antara mode listrik dan bensin, sehingga pengalaman berkendara tetap efisien dan nyaman.

 

Pilihan Mesin Bensin untuk Varian Lain

Selain versi hybrid, Jetour Traveller 2026 juga hadir dalam varian mesin bensin murni dengan dua opsi:

  • Mesin 1.5 T bertenaga 135 kW
  • Mesin 2.0 T bertenaga 187 kW

Kedua varian tersebut dipasangkan dengan transmisi otomatis kopling ganda 7-percepatan (7DCT) untuk efisiensi optimal serta perpindahan gigi yang responsif dan halus.

Varian mesin bensin ini tetap menjadi pilihan menarik bagi mereka yang menginginkan SUV tangguh dengan harga lebih terjangkau namun tetap bertenaga.

 

Harga dan Posisi Pasar

Di pasar Tiongkok, harga Jetour Traveller 2026 varian bensin diperkirakan mulai dari 139.900 yuan (sekitar Rp 312 juta).
Sementara itu, Traveller C-DM PHEV akan dibanderol sekitar 179.900 yuan (sekitar Rp 402 juta).

Dari sisi kompetisi, varian bensin akan bersaing langsung dengan Honda CR-V dan Nissan X-Trail, sedangkan versi Traveller C-DM akan menjadi rival bagi Haval Dragon dan Beijing BJ40 Extended Range.

Dengan kombinasi desain modern, performa tinggi, dan efisiensi energi, Jetour optimistis Traveller C-DM mampu memperkuat posisinya di segmen SUV hybrid menengah premium.

 

Fokus Jetour Menuju Elektrifikasi Penuh

Sejak berdiri pada 2018 dan menjadi merek independen di bawah Chery pada 2021, Jetour terus berfokus pada segmen SUV dan kendaraan bertema travel.

Peluncuran Traveller C-DM merupakan bagian dari strategi Jetour dalam menghadapi era elektrifikasi penuh di industri otomotif global.
Langkah ini juga menunjukkan keseriusan Jetour dalam menghadirkan kendaraan dengan teknologi ramah lingkungan tanpa mengorbankan performa dan kenyamanan.

Jetour menargetkan konsumen modern yang menginginkan mobil petualang tangguh, berkarakter, namun tetap efisien dan stylish.

 

Ingin Punya Jetour? Kunjungi Jetour Bandung! 

Kalau kamu tertarik memiliki mobil Jetour terbaru, termasuk Traveller C-DM dan seri lainnya, kamu bisa langsung mengunjungi Jetour Bandung atau hubungi via WhatsApp: 0811-2999-987.

Tim profesional Jetour Bandung siap membantu kamu memilih model terbaik sesuai kebutuhan, dengan promo menarik dan layanan purna jual terpercaya.
Jadikan petualanganmu lebih seru bersama Jetour – The Joy of Travel.

Sumber: detak.media

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *