JETOUR T2 kembali mencatatkan prestasi penting di industri otomotif Asia Tenggara. Melalui pengujian resmi ASEAN NCAP, SUV petualang ini berhasil meraih peringkat lima bintang, sekaligus menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi fondasi utama dalam pengembangannya.
Selain menawarkan desain tangguh dan karakter petualang, JETOUR T2 juga membuktikan kemampuannya dalam melindungi pengemudi, penumpang, serta pengguna jalan lain. Oleh karena itu, pencapaian ini semakin memperkuat posisi JETOUR T2 di pasar Indonesia, termasuk bagi konsumen Jetour Bandung yang mengutamakan keamanan berkendara.
ASEAN NCAP Menjadi Tolok Ukur Keselamatan Kendaraan
Pada dasarnya, ASEAN New Car Assessment Program (ASEAN NCAP) berfungsi sebagai standar keselamatan kendaraan di kawasan Asia Tenggara. Program ini menilai performa mobil melalui berbagai simulasi tabrakan dan evaluasi teknologi keselamatan.
Selain itu, ASEAN NCAP menyesuaikan metode pengujian dengan kondisi lalu lintas regional. Akibatnya, hasil penilaian menjadi sangat relevan bagi negara seperti Indonesia yang memiliki tingkat kepadatan kendaraan tinggi.
Dengan demikian, perolehan lima bintang dari ASEAN NCAP memberikan jaminan tambahan bagi konsumen sebelum memutuskan membeli kendaraan.
JETOUR T2 Raih Skor Tinggi Tanpa Revisi Struktur
Dalam pengujian terbarunya, JETOUR T2 mencatat skor total 86,50 poin. Menariknya, pabrikan memperoleh seluruh nilai tersebut pada penilaian pertama, tanpa melakukan perubahan struktur maupun pembaruan teknis.
Lebih jauh lagi, hasil ini menunjukkan bahwa desain awal kendaraan memang telah mengutamakan keselamatan sejak tahap perencanaan. Oleh sebab itu, JETOUR T2 mampu tampil konsisten di seluruh kategori penilaian utama.
Rincian Skor ASEAN NCAP JETOUR T2
Secara keseluruhan, JETOUR T2 menunjukkan performa seimbang pada setiap aspek keselamatan, antara lain:
- Adult Occupant Protection (AOP): 37,17 poin
- Child Occupant Protection (COP): 15,94 poin
- Safety Assist (SA): 17,14 poin
-
Motorcyclist Safety (MS): 16,25 poin
Melalui capaian tersebut, JETOUR T2 berhasil memenuhi seluruh ambang batas penilaian lima bintang ASEAN NCAP.
Perlindungan Optimal bagi Penumpang Dewasa
Pertama, pada kategori Adult Occupant Protection, JETOUR T2 menunjukkan perlindungan yang sangat baik. Saat pengujian tabrak frontal dan samping, struktur kabin tetap stabil dan mampu menekan potensi cedera.
Selain itu, sistem airbag bekerja secara presisi. Sabuk pengaman pun menahan tubuh penumpang dengan efektif. Dengan kombinasi tersebut, risiko cedera serius dapat diminimalkan.
Karena alasan inilah, JETOUR T2 dinilai cocok untuk penggunaan harian, baik di perkotaan maupun perjalanan jarak jauh.
Keselamatan Penumpang Anak Menjadi Prioritas
Tidak hanya melindungi orang dewasa, JETOUR T2 juga memberikan perhatian serius pada keselamatan anak. Melalui pengujian Child Occupant Protection, kendaraan ini mencatat skor 15,94 poin.
Selanjutnya, ASEAN NCAP menilai kestabilan kursi anak, sistem ISOFIX, serta perlindungan leher dan kepala. Hasilnya, seluruh sistem bekerja optimal selama simulasi benturan.
Oleh karena itu, JETOUR T2 semakin relevan bagi keluarga muda yang membutuhkan SUV aman dan nyaman.
Fokus pada Keselamatan Pengendara Sepeda Motor
Di Indonesia, pengendara roda dua mendominasi lalu lintas harian. Karena itu, kategori Motorcyclist Safety menjadi aspek penting dalam pengujian ASEAN NCAP terbaru.
JETOUR T2 berhasil mencatat 16,25 poin, terutama berkat performa maksimal sistem Blind Spot Detection (BSD). Sistem ini secara aktif memantau area yang tidak terlihat oleh pengemudi.
Selain memberi peringatan visual, sistem juga meningkatkan kewaspadaan saat berpindah jalur. Dengan demikian, risiko tabrakan samping dapat ditekan secara signifikan.
Safety Assist Memperkuat Perlindungan Aktif
Selanjutnya, pada kategori Safety Assist, JETOUR T2 meraih 17,14 poin. Nilai ini berasal dari kehadiran teknologi keselamatan aktif yang bekerja secara terus-menerus selama kendaraan melaju.
Berbeda dengan keselamatan pasif, sistem ini membantu mencegah kecelakaan sebelum terjadi. Oleh sebab itu, peran fitur Safety Assist menjadi semakin krusial dalam kondisi lalu lintas padat.
Fitur ADAS Lengkap pada JETOUR T2
Untuk mendukung keselamatan aktif, JETOUR T2 membekali dirinya dengan berbagai teknologi modern, seperti:
- Autonomous Emergency Braking (AEB)
- Forward Collision Warning (FCW)
- Lane Departure Warning (LDW)
- Lane Keep Assist (LKA)
- Auto High Beam (AHB)
- Electronic Stability Control (ESC)
- Anti-lock Braking System (ABS)
-
Seat Belt Reminder di seluruh kursi
Dengan kombinasi tersebut, pengemudi memperoleh bantuan maksimal dalam berbagai situasi berkendara.
Struktur Bodi Kokoh Menjadi Fondasi Keselamatan
Selain fitur elektronik, JETOUR T2 juga mengandalkan konstruksi bodi yang kuat. SUV ini memiliki rigiditas torsional mencapai 31.000 Nm per derajat, angka yang menunjukkan tingkat kekakuan tinggi.
Lebih dari itu, sekitar 80 persen struktur bodi menggunakan baja berkekuatan tinggi. Material ini berfungsi untuk menyerap dan mendistribusikan energi benturan secara lebih merata.
Akibatnya, kabin tetap terlindungi ketika terjadi benturan dari berbagai arah.
Komitmen JETOUR terhadap Keselamatan Konsumen Indonesia
President Director PT JETOUR Sales Indonesia, Peter Zhang, menegaskan bahwa keselamatan merupakan bagian penting dari filosofi pengembangan produk JETOUR.
Menurutnya, ketangguhan JETOUR T2 tidak hanya terlihat dari desain dan performa. Sebaliknya, teknologi keselamatan menjadi elemen utama yang mendampingi setiap perjalanan konsumen.
Dengan raihan lima bintang ASEAN NCAP, JETOUR semakin percaya diri memperluas pasar di Indonesia.
JETOUR T2 Resmi Meluncur di Indonesia
JETOUR T2 resmi diperkenalkan kepada publik pada ajang GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Sejak saat itu, SUV ini langsung menarik perhatian pasar.
Selain desain boxy modern, konsumen juga menilai JETOUR T2 unggul dari sisi fitur dan teknologi. Secara global, model ini telah terjual lebih dari 400.000 unit di berbagai negara.
Oleh karena itu, kehadiran JETOUR T2 di Indonesia menjadi langkah strategis untuk bersaing di segmen SUV menengah.
Relevansi JETOUR T2 bagi Konsumen Jetour Bandung
Kondisi jalan Bandung yang bervariasi menuntut kendaraan dengan stabilitas dan keselamatan tinggi. Melalui fitur ADAS, struktur bodi kuat, serta sistem pendukung modern, JETOUR T2 mampu menjawab kebutuhan tersebut.
Selain itu, mobil ini cocok digunakan untuk aktivitas perkotaan, perjalanan wisata, hingga mobilitas keluarga. Karena alasan tersebut, minat terhadap Jetour Bandung terus menunjukkan tren positif.
FAQ Seputar JETOUR T2 dan Keselamatannya
- Apakah JETOUR T2 sudah lulus uji ASEAN NCAP?
Ya, JETOUR T2 resmi meraih lima bintang ASEAN NCAP dengan skor 86,50 poin. - Apakah kendaraan ini aman untuk keluarga?
Tentu. Sistem perlindungan anak dan fitur keselamatan aktif menjadikannya ideal untuk penggunaan keluarga. - Apa keunggulan utama keselamatan JETOUR T2?
Keunggulan terletak pada struktur bodi kuat, fitur ADAS lengkap, serta perhatian terhadap keselamatan pengendara motor. - Apakah JETOUR T2 cocok untuk kondisi lalu lintas Indonesia?
Ya, fitur seperti BSD, AEB, dan LKA sangat relevan untuk kondisi jalan nasional. - Apakah tersedia melalui jaringan Jetour Bandung?
JETOUR T2 dipasarkan secara nasional, termasuk melalui jaringan Jetour Bandung.
Ringkasan Akhir
Secara keseluruhan, JETOUR T2 berhasil membuktikan diri sebagai SUV modern dengan standar keselamatan tinggi. Raihan lima bintang ASEAN NCAP menegaskan bahwa kendaraan ini tidak hanya mengandalkan tampilan, tetapi juga perlindungan nyata.
Melalui struktur bodi kokoh, fitur ADAS lengkap, serta fokus pada keselamatan pengendara roda dua, JETOUR T2 hadir sebagai pilihan SUV yang relevan bagi konsumen Indonesia.
Bagi masyarakat yang mempertimbangkan kendaraan aman dan tangguh, kehadiran JETOUR T2 melalui jaringan Jetour Bandung menjadi solusi yang patut diperhitungkan.
Jika Anda ingin membeli mobil Jetour untuk kebutuhan pribadi atau keluarga, Anda dapat menghubungi kami melalui:
🌐 myjetour.com
🌐 futuregenlive.com
📱 https://wa.me/628112999987



