Industri otomotif global terus bergerak menuju elektrifikasi. Pada semester pertama tahun 2025, penjualan mobil listrik dunia telah mencapai angka fantastis: 9,1 juta unit, meningkat 28% dibanding periode yang sama pada 2024.
Lembaga riset Rho Motion yang berbasis di London mencatat lonjakan ini sebagian besar didorong oleh dominasi produsen asal Tiongkok, seperti BYD, Chery, dan Geely. Produsen asal Tiongkok bahkan berkontribusi pada 5,5 juta unit penjualan mobil listrik secara global pada periode tersebut—naik 32% dibandingkan tahun lalu.
Pasar Mobil Listrik Eropa Tumbuh Signifikan
Wilayah Eropa mencatat penjualan sekitar 2 juta unit kendaraan listrik pada semester pertama 2025, tumbuh 26% dari tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut:
26% merupakan mobil Battery Electric Vehicle (BEV)
27% sisanya merupakan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
Secara negara, Spanyol mencatat pertumbuhan tertinggi dengan peningkatan hingga 85%. Jerman dan Inggris masing-masing berada di posisi berikutnya dengan kontribusi 40% dan 32% dari total penjualan di wilayahnya. Prancis mengikuti dengan porsi sekitar 13%.
Amerika Utara Lesu, Meksiko Tumbuh Signifikan
Berbanding terbalik dengan Eropa dan Asia, pasar mobil listrik di wilayah Amerika Utara mengalami stagnasi. Secara keseluruhan, wilayah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko hanya menyumbang 3% dari total penjualan mobil listrik dunia.
Namun, terdapat perbedaan signifikan antarnegara:
Meksiko menunjukkan pertumbuhan yang cukup tinggi dengan 20% dari total penjualan mobil baru di sana adalah kendaraan listrik.
Kanada memiliki penetrasi pasar sebesar 23%.
Sementara itu, Amerika Serikat hanya mencatat 6%, dan diprediksi akan menurun lagi pada semester kedua tahun ini.
Hal ini disebabkan oleh kebijakan Donald Trump yang akan mulai berlaku pada September 2025. Kebijakan tersebut berupa pengurangan insentif pajak untuk mobil non-fosil, yang diprediksi akan menghambat pertumbuhan pasar kendaraan listrik di AS.
Mobil Listrik dari Tiongkok Mendominasi Pasar Dunia
Produsen mobil listrik dari Tiongkok kini menjadi pemain dominan dalam pasar global. Merek seperti BYD, Geely, dan Chery tidak hanya sukses di pasar dalam negeri, tetapi juga mulai ekspansi ke Eropa dan Asia Tenggara.
Volume produksi besar dan harga yang kompetitif menjadikan mobil listrik China sebagai pilihan utama konsumen. Keberhasilan ini turut mendorong peningkatan target global, yakni total 32,9 juta unit mobil baru yang akan dijual tahun ini—sebagian besar ditargetkan berasal dari segmen kendaraan listrik.
Kesimpulan
Pasar mobil listrik global menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan di semester pertama 2025. Dengan dominasi merek Tiongkok dan pertumbuhan kuat di Eropa, industri kendaraan listrik kini memasuki fase kompetisi yang lebih luas. Meskipun pertumbuhan di Amerika Utara melambat, transformasi industri otomotif menuju kendaraan tanpa emisi tampaknya tidak bisa dibendung.
Pesan ke WA : 0811-2999-987
Sumber: uzone



